70 Tahun Jusuf Kalla: Mengubah Perusahaan yang Krisis Menjadi Kelompok Usaha yang Dinamis
Selain itu, JK juga mencoba mengekspansi bisnis baru. Untuk itu, JK dibantu oleh dua sahabatnya di jaman aktifis mahasiswa dulu: Alwi Hamu dan Aksa Mahmud."Saya, Alwi, Aksa, kebersamaannya itu dalam hal aktifis mahasiswa. Aktifis mahasiswa itu selalu tidak puas ingin merubah sesuatu. Tapi kita ada batasnya. Begitu tamat, selesai sebagai mahasiswa, tidak ditambah-tambahi umur untuk jadi mahasiswa. Saatnya kita bekerja. Alwi sama Aksa tidak selesai kuliah, tapi ikut sama saya selesai," kenang JK, tersenyum.
Sebagai langkah awal, JK mengekspansi bisnis otomotif dengan berdagang mobil merek Toyota pada 1968. "Kami duluan jual mobil Toyota daripada Astra," kata JK, bangga. Setahun kemudian, JK juga mengekspansi bisnis konstruksi sipil dengan mendirikan PT Bumi Karsa. Aksa Mahmud ditunjuk JK untuk menjadi Direktur di perusahaan ini.
Memasuki era 1970-an, ekspansi bisnis JK meluas. Itu membuat JK harus mengubah akta perusahaan agar pergerakannya bisa melingkupi ragam bisnis. Pada 1973, NV Hadji Kalla resmi ditunjuk oleh PT Toyota Astra Motor menjadi maindealer mobil Toyota di wilayah Sulawesi Selatan, Tengah dan Tenggara (sekarang bertambah Barat). Selain itu, NV Hadji Kalla juga resmi menjadi dealer penjualan alat-alat berat merek Sakai dan alat-alat pertanian merek Kubota.
Selain bisnis besar, JK juga ternyata mengekspansi bisnis-bisnis kecil. Contohnya: JK membeli sebuah toko buku dan percetakan. Alwi Hamu ditunjuk mengurusnya melalui PT Bhakti Centra Baru. Selain itu, Alwi juga ditunjuk JK mengurusi usaha cukur. Pikiran JK kala itu ingin membuat tempat cukur yang nyaman dan ber-AC seperti yang didapatinya di Jakarta. JK dan Alwi kemudian bekerja sama dengan beberapa tukang cukur asal Madura.
Setahun berjalan, usaha cukur itu bangkrut dan akhirnya tutup. JK menceritakan: "Tutuplah itu usaha cukur. Bukan karena Alwi tidak bisa atur, tapi karena waktu itu tiba-tiba semua orang punya kebiasaan gondrong. Yang biasanya cukur sekali sebulan jadi sekali enam bulan...Itulah sejarah bisnis kita yang paling singkat."









